Akuntansi itu jangan di hafal tetapi di pahamin coba deh dalamin resapin pasti mudah
Nama : Restu Diyah Pramesti
Npm : 19014006
Kelas : Pagi/202/Bagian kiri
M.Kuliah : Pengantar Akutansi II
Dosen : Nurlinda Se, Ak, M.Si, Ca
Kampus : Stim Sukma Medan
Defenisi Jurnal Khusus,Jenis-jenisnya,Perbedaan,Manfaat dan Contohnya.
Defenisi jurnal khusus
Jurnal khusus merupakan suatu metode untuk mengiktisiarkan transaksi (Niswongger,1999:192)
Jurnal khusus juga mempunyai beberapa jenis sebagai berikut:
- Jurnal Pembelian
Jurnal pembelian yaitu jurnal yang mencatat transaksi secara harian sesuai dengan tanggal terjadinya transaksi. Nantinya, pada akhir tiap periode pelaporan, catatan dalam jurnal pembelian akan diringkas dan diposting dalam buku besar.
- Jurnal Penjualan
Jurnal penjualan merupakan jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi penjualan secara kredit. Dengan kata lain, informasi yang disimpan dalam jurnal ini adalah ringkasan dari faktur yang dikeluarkan untuk pelanggan.
- Jurnal Penerimaan Kas
Jurnal penerimaan kas digunakan untuk mencatat semua transaksi yang berhubungan dengan penerimaan uang.
- Jurnal Pengeluaran Kas
Jurnal pengeluaran kas berfungsi untuk mencatat semua transaksi yang berhubungan dengan pengeluaran uang. Jurnal ini akan mencatat secara terperinci transaksi secara tunai.
Setelah kita mengetauhi apa jenis jenis dari jurnal khusus, selanjutnya saya akan membahash mengenai perbedaan jurnal khusus dan jurnal umum berikut penjelasannya.
Perbedaan jurnal Khusus dan Jurnal Umum yaitu :
Jurnal khusus yaitu sebuah jurnal yang lazimnya digunakan dalam pencatatan bukti transaksi keuangan yang ditimbulkan oleh transaksi-transaksi yang serumpun atau sejenis. Sedangkan Jurnal Umum adalah sebuah jurnal yang dipergunakan untuk tempat melakukan pencatatan bagi segala jenis bukti transaksi keuangan yang muncul akibat terjadinya berbagai transaksi keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu.
Berikut adalah manfaat jurnal khhusus :
- Kemudahan pencatatan secara sistematis
Manfaat yang diperoleh dengan adanya pencatatan ke dalam jurnal khusus, maka setiap transaksi yang dengan akun yang sama akan di catat dalam jurnal khusus nya masing-masing, sehingga pencatatan transaksi ke dalam jurnal lebih efisien dan sitematis. - Mempercepat proses data taransasksi
Manfaat lainnya dengan adanya pengelompokan data, maka pemrosesan laporan keuangan bisa lebih cepat terjadi. Sebagai contoh jika hanya dengan menggunakan jurnal umum, maka ketika terjadi 10 kali transaski, maka dibutuhkan 10 kali proses pemostingan ke buku besar. Namun apabila menggunakan jurnal khusus maka hanya dibuthkan satu kali pemostingan kebuku besar untuk akun-akun yang sama.
- Menyajikan data lebih cepat & jelas
karena jurnal khusus memuat transaksi-transaksi keuangan yang sejenis, seperti pencatatan hanya pembelian barang dagangan, atau hanya penerimaan kas saja, maka data keuangan dapat disajikan lebih cepat dan jelas berdasarkan pengelompokan data transaksi tersebut.
- Mempermudah proses pemostingan ke buku besar
Dengan adanya pencatatan dalam jurnal khusus, maka manfaat yang diperoleh yaitu memudahkan proses pemostingan data transaksi ke buku besar, karena dapat dilakukan secara berkala dengan lebih praktis dan mudah. Hal tersebut karena dalam jurnal khusus semua transaksi yang sejenis dibukukan dalam akun yang sama. Sehingga saat pemostingan beberapa transaksi dapat dilakukan secara bersamaan berdasarkan jenis akunnya masing-masing.
e. Memungkinkan pengendalian internal yang lebih baik
Manfaat lainnya yaitu, dengan adanya jurnal khusus, maka akan ada diperlukan satu orang yang memegang bagian jurnal khusus, sehingga semua proses pencatatan jurnal tidak terpaku pada satu orang saja untuk menangani semua jurnal transaksi.
f. Menghemat biaya
Menghemat biaya merupakan manfaat yang dapat diperoleh dengan menggunakan jurnal khusus, misalnya menghemat biaya dengan pengurangan penggunaan kertas, tidak hanya kertas namun juga menghemat waktu bahkan tenaga. Sebagai contoh jika hanya dengan menggunakan jurnal umum, maka ketika terjadi 10 kali transaski, maka dibutuhkan 10 kali proses pemostingan ke buku besar. Namun apabila menggunakan jurnal khusus maka hanya dibuthkan satu kali pemostingan kebuku besar untuk akun-akun yang sama.
Nah dengan adanya manfaat buku besar semoga banyak orang yang tidak bingung lagi untuk mengerjakannya.
Berikut ini contoh penyelesaian dari jenis jenis jurnal khusus
JURNAL PEMBELIAN
JURNAL PENJUALAN
Penerimaan kas
Pengeluaran kas
Referensinya tidak ada
BalasHapus